Diamond Way Center sebuah Institusi Karma Kagyu Di Singapura

Diamond Way Center sebuah Institusi Karma Kagyu Di Singapura

Pemimpin salah satu sekte dalam agama budha yakni sekte karma kagyu yakni Yang Mulia Gyalwa Karmapa Keenambelas yang bernama Rangjung Rigpe Dorje (1924-1981) adalah seorang pemimpin dari seluruh tradisi Kagyu. Silsilah Karma Kagyu di seluruh dunia telah memainkan peran yang sangat penting dalam melestarikan dan melanjutkan ajaran dari pendahulunya yang tidak hanya seputar Karma Kagyu, tetapi juga keseluruhan pencabangan dari ajaran Kagyu dalam kepercayaan budha yang telah diturunkan dari Marpa, Milarepa, dan Gampopa. Silsilah Karma Kagyu adalah yang paling berpengaruh dari silsilah Buddha Tibet begitu juga di luar Tibet, dan tradisi ini dipelajari dan dipraktikkan serta disebarluaskan di seluruh dunia saat ini. Salah satu persebaran sekte karma kagyu di era modern ini adalah melalui institusi. Terdapat banyak institusi aliran karma kagyu yang tersebar diseluruh penjuru dunia. Salah satunya adalah wilayah ASIA tepatnya di Singapura.

Penggunaan Institusi dalam menyebarluaskan paham Karma Kagyu dinilai oleh pemimpin Aliran Karma Kagyu terdahulu memandang bahwa pendidikan adalah kunci dari visi Karmapa untuk menciptakan lingkungan di mana manusia dapat menghargai sebuah nilai dengan terlebih dahulu mengolah nilai-nilai non-material dan kekayaan luar manusia yang berupa uang dan benda-benda material agar dapat menjadi alat yang berharga untuk membantu memberi manfaat bagi semua makhluk. Institusi karma kagyu Singapura bernama Singapore Diamond Way Budhist Center yang merupakan jaringan institusi dari Karmapa ke-17 Trinley Thaye Dorje. Instutusi Pusat Budhist Singapura memiliki kelompok meditasi penganut aliran karma kagyu. Institusi pusat budhist Singapura didirikan oleh Ole Nydahl atas dasar arahan dari Karmapa ke-17 Trinley Thaye Dorje. Pusat-pusat Budhist dengan ajaran Diamond way merupakan tempat ramah pada orang-orang. Akses yang mudah memperoleh pencerahan ajaran Budha yang tak lekang oleh waktu.

Institusi budhist karma kagyu mengajarkan meditasi, mengembangkan dan sebagai sarana berbagi pengalaman. Ajaran diturunkan melalui lisan langsung dari guru ke siswa. Hal ini agar tercipta interaksi antara guru dan siswa agar memberikan ajaran penuh dan terhubung langsung melalui pikiran. Institusi karma kagyu di Singapura menawarkan ajaran praktis yang dapat diterapkan oleh penganutnya dalam kehidupan sehari-hari. Metode yang digunakan adalah dengan mengembangkan kekayaan dan kejernihan pikiran siswa institusi ini baik melalui meditasi maupun alternatif tindakan yang dapat dilakukan dalam kehidupan sehari-hari oleh seseorang. Di dalam pikiran manusia terdapat segel yang dapat dibebaskan dengan meditasi agar memantapkan tingkat kesadaran yang dapat dicapai oleh seseorang dengan begitu kejernihan pikiran dapat diperoleh. Jalan Berlian membuka metode terampil ke dunia modern. Membuat orang belajar untuk melihat dunia dari sudut pandang yang lebih luas agar dapat membebaskan diri. Meditasi mengembangkan kekayaan batiniah dan pikiran yang tak tergoyahkan. Jalan Berlian membantu menemukan dan akhirnya membuka semua kualitas tercerahkan seseorang untuk kepentingan semua makhluk dan dirinya sendiri.

By gaykuesiac
No widgets found. Go to Widget page and add the widget in Offcanvas Sidebar Widget Area.