Materi Sejarah Institusi Karma Kagyu Di Seluruh Asia Yang Wajib Diketahui

Materi Sejarah Institusi Karma Kagyu Di Seluruh Asia Yang Wajib Diketahui

Materi Sejarah Institusi Karma Kagyu Di Seluruh Asia Yang Wajib Diketahui – Istilah “Kagyu” secara bahasa bermula dari Suku kata pertama yaitu “Ka” yang berarti Kitab suci Sidharta Buddha Gautama, selain itu juga berarti sebuah instruksi lisan dari seorang guru. Kata “Ka” secara harfiah memiliki arti baik makna yang tercerahkan yang disampaikan oleh kata-kata guru, maupun kekuatan yang dibawa oleh kata-kata berupa wawasan. Sedangkan suku kata yang kedua adalah “gyu” yang berarti berarti garis keturunan atau tradisi. Jika kedua suku kata di satukan maka, suku kata ini berarti “garis keturunan dari instruksi lisan.” Berikut ini adalah sinopsis singkat dari silsilah Kagyu tentang beberapa orang pendiri besar yang membangun tradisi kuno dan mengajarkannya dari “mulut ke telinga” hingga berabad-abad lamanya. Silsilah Kagyu melacak asal-usulnya kembali ke sejarah yaitu Buddha, Shakyamuni melalui Marpa, penerjemah dan yogi hebat, yang membawa silsilah yang tak terputus dari India ke Tibet. Sumber informasi sejarah bermula dari seorang yang bernama Marpha sang penerjemah berikut merupakan silsilah kagyu dari para pendahulu yang berperngaruh terhadap Karma Kagyu hingga sekarang.

– TILOPA DAN NAROPA
Marpa menerima silsilah ajaran tantra yang disebut Empat Transmisi Khusus (bk’a-babs-bzhi): para yoga dari 1) tubuh ilusif dan pemindahan kesadaran, 2) mimpi, 3) luminositas, dan 4) keuatan alam . Naropa memperoleh ajaran-ajaran ini langsung dari Tilopa (988-1069), yang kemudian menerimanya dari dua sumber asli, yang disebut garis keturunan langsung dan tidak langsung. Silsilah langsung dan sumber asli dari ajaran ini adalah Buddha Vajradhara. Tilopa dan Naropa adalah beberapa panditas, cendekiawan, dan siddha terhebat, orang suci ulung, dari Nalanda, universitas Buddhis terkenal di India kuno.

– MILAREPA
Marpa membawa garis silsilah ini ke Tibet, meneruskannya kepada murid utamanya dan para pemegang garis silsilah, Milarepa (1040-1123), yogi tantra Tibet yang paling terkenal dan berprestasi, yang mencapai pencerahan dalam satu masa kehidupan. Milarepa memegang silsilah dan tradisi Silsilah Latihan. Beberapa siswa hebat Marpa lainnya adalah Ngog Choku Dorjey, Tsurton Wangey, dan Meton Chenpo, yang memegang tradisi Marpa tentang Silsilah Pengajaran. Inilah bagaimana dua sistem hebat dari garis silsilah latihan dan silsilah pengajaran didirikan dalam silsilah Kagyu.

– GAMPOPA
Master agung Gampopa (1084-1161), juga dikenal sebagai Dakpo Lhaje, dan Rechungpa (1084-1161) adalah murid-murid utama Milarepa. Gampopa dinubuatkan dalam sutra oleh Buddha. Dia memelopori membangun kerangka silsilah dengan menyatukan silsilah Mahamudra Milarepa dengan tahapan tradisi jalur silsilah Kadampa. Silsilah dan tradisi ini dikenal sebagai Dhakpo Kagyu. Gampopa memiliki 3 murid utama yaitu sebagai berikut ini:Saltong Shogom, Düsum Khyenpa dan Phakmo Drupa. Düsum Khyenpa (1110-1193), juga dikenal sebagai Khampa Usey (secara harfiah, “Khampa berambut putih”). Gampopa dikenal sebagai Karmapa Pertama yang mendirikan garis keturunan Karma Kagyu

By gaykuesiac
No widgets found. Go to Widget page and add the widget in Offcanvas Sidebar Widget Area.